Categories
BISNIS INFORMASI

Tips Budidaya Ikan Patin di Kolam Terpal Per Partnya

Bisnis perikanan merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan dan diminati oleh masyarakat. Dulu, ikan yang dibudidayakan biasanya ikan gurame, ikan nila, dan ikan lele. Sekarang, ikan patin juga termasuk salah satu komoditas unggul di bisnis ini. Para pemula disarankan untuk memulai usaha budidaya ikan patin di kolam terpal, karena harganya yang lebih ekonomis, dan mudah untuk dibongkar pasang.

Ikan patin sendiri termasuk ikan tawar yang mengandung protein tinggi dan kadar kolesterol yang rendah sehingga sangat aman untuk di konsumsi dan tentu saja sangat baik untuk kesehatan. Ikan patin memiliki badan yang memanjang, badan bagian bawah berwarna putih seperti perak, pada bagian punggung berwarna biru keabu-abuan. Ikan ini memiliki tekstur yang halus tanpa sisik.

Tips Pembuatan Kolam Terpal Untuk Ikan Patin

Untuk membuat kolam terpal, Anda tidak perlu mencari lahan khusus. Kolam terpal bisa dibuat dengan biaya yang sangat terjangkau sehingga bisa menghemat biaya operasional dalam bisnis budidaya ikan patin. Selain itu, kolam terpal dapat dipindah dengan mudah karena bukan termasuk konstruksi permanen.

Anda bisa memulai dengan membersihkan terpal terlebih dahulu. Setelah dicuci dan dibersihkan, jemurlah sampai kering. Selanjutnya, bentangkan terpal plastik dan bentuklah seperti kolam. Anda juga harus membuat penyangga atau dinding kolam menggunakan kayu dan bambu agar kolam bisa berdiri tegak sekaligus bisa menahan air kolam.

Setelah kolam terpal jadi, isilah dengan air yang tingginya sekitar 20-30 meter dari dasar kolam. Kemudian, diamkan air selama 7-10 hari agar ikan bisa cepat beradaptasi dengan air kolam. Apabila Anda langsung mengisi ikan tanpa mendiamkan air kolam maka bisa berakibat pada kematian ikan.

Setelah mendiamkan air selama 7-10 hari, Anda bisa menambahkan air dengan ketinggian sekitar 80-90 cm. Kemudian, tambahkan daun singkong dan daun papaya yang telah diiris-iris untuk mengurangi bau kolam. Kolam yang nyaman sangat bagus untuk perkembangan ikan.

Tips Untuk Memilih Bibit Ikan Patin

Setelah Anda membuat kolam terpal sedemikian rupa, maka  hal selanjutnya adalah memilih benih ikan patin yang berkualitas. Anda harus tahu, jika benih ikan yang berkualitas akan menghasilkan panen yang berkualitas pula. Jadi Anda harus tahu ciri-ciri benih ikan patin yang baik dan berkualitas. Hal ini sangat penting untuk dimengerti oleh para pemula yang ingin usaha budidaya ikan patin di kolam terpal ini.

Cara pertama untuk mendapatkan benih ikan patin yang berkualitas yaitu dengan pergi ke balai pembudidayaan benih ikan yang sudah terpercaya. Anda harus pandai dalam mencari informasi tentang balai-balai yang membudidayakan benih ikan. Biasanya balai pembudidayaan benih ikan menerapkan sistem pembenihan yang sangat canggih yang dijalankan oleh para ahli di bidang pembenihan.

Karena benih ikan menjadi salah satu faktor penting dalam usaha budidaya perikanan, maka Anda harus cermat dalam mengamati benih ikan. Pastikan benih ikan patin dalam keadaan sehat, jangan sampai ada yang terserang penyakit atau cacat. Benih ikan yang sehat biasanya bergerak dengan lincah dan mempunyai respon yang cepat terhadap rangsangan. Respon ikan dapat dilihat dengan memberi rangsangan berupa pakan ikan.

Selanjutnya, Anda harus memilih benih ikan patin yang memiliki ukuran yang sama. Hal itu bertujuan agar benih ikan patin tidak kalah bersaing dalam menerima pakan ikan. Apabila ukuran benih tidak sama maka akan banyak ikan patin yang kalah bersaing dalam mendapatkan pakan sehingga bisa mengganggu pertumbuhan ikan tersebut bahkan bisa mengakibatkan kematian pada ikan patin.

Tips Pemeliharaan Ikan Patin Yang Baik

Ketika benih ikan patin sudah disebar ke kolam terpal maka hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah memelihara ikan patin dengan perawatan terbaik. Pertama, Anda harus memberikan pakan yang berkualitas sehingga ikan patin bisa tumbuh dengan baik. Anda bisa membeli pelet ikan di pasar-pasar terdekat. Selain pelet, atau bisa memberikan pakan alami.

Pakan alami sangat baik untuk pertumbuhan ikan patin karena memiliki protein yang tinggi. Pakan alami itu bisa berupa bekicot, kerang, dan lain sebagainya. Selain bagus untuk ikan, pakan alami juga bisa menghemat biaya operasional untuk pemeliharaan ikan patin.

Anda juga harus memberi pakan ikan secara tepat dan seimbang dan harus menyesuaikannya dengan kebutuhan ikan. Apabila terlalu sedikit bisa mengurangi kualitas ikan dan apabila terlalu banyak bisa merusak lingkungan kolam. Selain itu pemberian pakan yang berlebihan termasuk pemborosan dalam pemeliharaan ikan. Pemberian pakan harus secara rutin sehari sebanyak 2 kali yaitu di waktu pagi dan sore hari.

Kolam harus dalam kondisi tenang dan terhindar dari kebisingan. Hal tersebut perlu diperhatikan karena ikan patin mudah panik. Apabila ikan patin terus mengalami kepanikan maka perkembangannya bisa terganggu. Kebersihan kolam  harus tetap terjaga agar ikan patin merasa nyaman di habitatnya. Kolam juga harus ada penerangan supaya tidak ada hama yang masuk ke dalam kolam.

Itulah beberapa tips budidaya ikan patin di kolam terpal dimana kesabaran, ketekunan, dan ketelatenan sangat menentukan kesuksesan Anda di bisnis budidaya ikan patin ini. Demikian juga wawasan yang berkaitan dengan pembudidayaan tersebut. Sedangkan di sini, Anda bisa mendapatkan wawasan lebih dalam terkait pembudidayaan ikan patin melalui cekaja.com di link berikut ini.

https://www.cekaja.com/info/peluang-budidaya-ternak-ikan-patin-dijamin-menguntungkan/
Categories
BISNIS INFORMASI

Tips Budidaya Ikan Patin Untuk Pemula

Budidaya ikan patin memang kedengaranya menggiurkan.  Terlebih jika kita sudah membayangkan keuntungan yang akan didapat. Meskipun begitu melakukan budidaya ikan patin tidaklah mudah terutama budidaya ikan patin untuk pemula. Sebelum memulai beternak, Seringkali kita akan merasa takut jika saja gagal saat pembudidayaan padahal modal yang dikeluarkan tak sedikit. Selain itu, banyak yang menganggap jika membesarkan bibit patin akan sulit.

Nah bagi Anda yang ingin mencoba peluang usaha dengan budidaya ikan patin, berikutĀ  kami akan memberikan tips ya bagaimana melakukan budidaya ikan patin untuk pemula. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi untuk mencoba.

Pemilihan Benih Unggul

Jika Anda ingin sukses dalam membudidayakan ikan patin, memilih benih yang unggul sangat penting diperhatikan. Bibit terbaik juga bisa menentukan berapa lama waktu pemanenya lho.

Untuk mendapatkan bibit ikan patin saat ini bukanlah hal sulit. Bibit tersebut bisa Anda dapatkan melaui pemijahan sendiri. Namun, jika Anda kurang percaya diri dengan melakukan pemijahan, akan lebih baik jika membeli benih di di Balai Benih Ikan (BBI) terdekat ya.

Saat memilih benih ikan patin inipun juga ada beberapa hal perlu Anda perhatikan ya. terlebih saat ini benih patin sudah banyak yang diperjual belikan dengan berbagai penawaran. Jadi, Anda jangan sampai terkecoh dan malah akan merugikan usaha Anda.

Benih ikan yang berkualitas ini memiliki ciri diantaranya memilki warna mengkilap dan ukuranya pun seragam, ikan terhindar dari kecacatan dan luka pada tubuhnya, serta dapat bergerak secara lincah. Dan juga beli bibit tersebut pada saat kolam sudah siap dimasuki ikan ya.

Mempersiapkan Kolam

Untuk melakukan budidaya ikan patin untuk pemula, Ada beberapa hal yang perlu Anda persipakan. Salah satunya yaitu bagaimana pengairanya dan juga kolam yang Anda gunakan hingga bibit ikanya sendiri.

Hal pertama yang perlu Anda persiapkan dalam pembuatan kolam  yaitu pembuatan  kolam. Idealnya kolam ikan patin yaitu menggunakan terpal ya karena terbilang lebih efisien dan lebih mudah disesuaikan dengan lahan yang Anda miliki.

Nah jika terpal yang Anda gunakan tersebut masih baru, sebaiknya Anda mencuci dahulu terpal tersebut ya setelah itu jemur dan baru bisa dipasang.

Pemberian Probiotik

Setelah kolam sudah siap, Anda bisa menaburi kolam dengan kapur pertanian beserta air  dan juga probiotik. Anda bisa menggunakan probiotik sesuai keinginan kurang lebih sebanyak 200 cc per 100 m2.

Probiotik tersebut dapat Anda tambahkan pada saat pemasukan air petama pada kolam. Setelah pemberian probiotik pun, Anda perlu membiarkan kolam tersebut selama selama 5 sampai  7 hari hingga tumbuh plankton baru setelahnya bibit benih ikan dapat dimasukkan kolam.

Penebaran Benih Kedalam Kolam Terpal

Tips selanjutnya yang perlu Anda perhatikan dalam budidaya ikan patin untuk pemula yaitu pada saat melakukan penebaran benih ke dalam kolam. Jadi, seperti yang dibahas sebelumnya, benih tersebut bisa Anda masukkan ketika kolam sudah ditumbuhi plankton.

Selain itu, saat Anda akan melakukan penebaran benih ikan ke kolam ada beberapa hal juga yang perlu Anda perhatikan. Dalam kata lain ada beberapa treatment yang harus Anda lakukan, jadi tak boleh sembarangan agar hasilnya lebih baik.

Pertama, pastikan bahwa air pada kolam sudah cukup  memenuhi syarat untuk pembudidayaan ya. Sebelum  ikan dilepas, tentu Ia perlu menyesuaikan suhu dengan kolam kan? Nah, untuk itu masukkan ikan yang masih terdapat pada wadah selama 15-20 menit di kolam.

Baru setelah itu, Anda bisa melepas ikatan tali plastik dan membiarkan sendiri ikan keluar dari wadah. Pelepasan benih ikan tersebut  lebih efisien jika dilakukan pada saat sore hari yaitu ketika suhu air tak terlau panas ya.  

Pemberian Pakan Ikan

Pemberikan pakan juga sangat pening diperhatikan dalam budidaya ikan patin. Namun  selama 3 sampai 5 hari pertama saat ikan dimasukkan ke kolam, sebaiknya tak perlu dikasih pakan atau palet terlebih dahulu karena ikan dapat dapat memakan plankton.

Pemberikan pakan pada ikan patin ini sebaiknya juga tak perlu terlalu banyak karena bisa jadi malah bisa menimbulkan masalah pada ikan lho. kualitas dari pakan ikan pun harus Anda perhatikan untuk menghindari masalah kembung pada ikan.

Untuk waktu pemberian pakan,  Anda bisa memberi pakan ikan sebanyak 4-5 kali sehari pada saat ikan masih kecil. Sedangkan pada pakan ikan patin yang sudah memasuki masa panen, cukup berikan 3 kali saja. 

Perawatan Rutin

Tips budidaya ikan patin untuk pemula yang juga sangat perlu diperhatikan lainya yaitu  pada aspek perawatan.  Untuk itu, agar budidaya anda lebih maksimal, perlu sekali untuk melakukan penggantian airnya  secara rutin miniman 2-3 minggu sekali ya.

Pembersihan kolam ini sangat diperlukan terutama untuk membuang sisa-sisa  makanan maupun kotoran yang dihasilkan oleh ikan tersebut. jadi, perlu Anda perhatikan sekali ya. Terutama pada musim kemarau, emlakukan pengecekan volume air kolam secara intensif sangat disarakan. Hal tersebut karena pada musim ini air akan lebih cepat menguap.

Tertarik melakukan budidaya ikan patin di atas? Jika Anda masih pemula, pastikan punya wawasan luas terkait pembudidayaan ini. Jika informasi di atas masih kurang, ulasan dari cekaja.com bisa menambah wawasan Anda. Untuk itu, klik link di bawah ini.

https://www.cekaja.com/info/peluang-budidaya-ternak-ikan-patin-dijamin-menguntungkan/

    .

Categories
BISNIS INFORMASI

Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar Dan Mudah Kamu Lakukan

Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar Dan Mudah Kamu Lakukan! Sekarang ini banyak sekali berbagai macam usaha yang bisa kamu lakukan. Tentunya dengan adanya berbagai macam usaha yang dilakukan dengan baik maka nantinya keuntungan yang di dapatkan akan lebih maksimal. Salah satu usaha yang bisa kamu lakukan saat ini adalah budidaya ikan patin yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Tentunya ada banyak sekali penghasilan yang didapatkan dari adanya budidaya ikan patin yang dilakukan. Ada beberapa cara budidaya ikan patin agar cepat besar yang bisa kamu lakukan dengan mudah saat ini.

Cara Budidaya Ikan Patin

Baca juga artikel lain di : http://www.haydenmedia.co/

Budidaya ikan patin merupakan sebuah hal yang memberikan banyak sekali keuntungan bagi pemiliknya saat di jalankan dengan tepat. Dalam pembahasan yang akan di berikan kamu akan di jelaskan bagaimana cara budidaya ikan patin agar cepat besar.

Dengan begitu maka nantinya kamu akan lebih mudah untuk kemudian menjalankan kegiatan budidaya ikan patin dan mendapatkan hasil yang maksimal. Sehingga sangat penting bagi kamu sekarang ini supaya menyimak pembahasan di bawah ini mengenai berbagai macam cara budidaya ikan patin yang bisa dilakukan. Dengan begitu maka nantinya akan banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan dari budidaya yang dilakukan.

Berikut Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar Dan Mudah Kamu Lakukan

Pilih benih yang berkualitas

Salah satu cara budidaya ikan patin agar cepat besar yang pertama harus kamu lakukan adalah memilih benih yang berkualitas. Dengan adanya benih yang berkualitas maka nantinya proses pembudidayaan akan lebih cepat berlangsung. Dimana nantinya kamu akan mendapatkan waktu panen yang lebih cepat dengan adanya benih yang berkualitas. Usahakan juga memilih benih yang sehat sehingga tidak mudah terjangkit penyakit dan perkembangannya pun akan lebih cepat. Dengam memilih benih yang berkualitas maka bisa dikatakan bahwa kamu cerdas dalam memanfaatkan peluang agar patin bisa lebih cepat besar.

Pemberian pakan

Salah satu hal yang perlu di terapkan dalam cara budidaya ikan patin agar cepat besar adalah pemberian pakan. Dimana kamu perlu memberikan pakan alami serta buatan secara seimbang dan membantu pemenuhan nutrisinya. Sehingga dengan begitu maka nantinya ikan patin yang kamu budidayakan akan lebih mudah untuk berkembang. Dan pastinya hal tersebut akan memberikan keuntungan yang besar dalam kegiatan budidaya ikan patin yang dilakukan. Kamu bisa memberikan pakan alami berupa plankton dan lain sebagainya serta pelet sebagai tambahan makanan ikan patin.

Pemberian waktu makan juga perlu diatur sedemikian rupa sehingga nantinya nutrisi yang di butuhkan oleh ikan patin akan terpenuhi. Dalam hal ini tentunya pemberian makan pada ikan patin yang masih dalam proses perkembangan adalah sebanyak 4 hingga 5 kali dalam sehari.

Tentunya dengan memberikan makan pada ikan patin sebanyak 4 sampai 5 kali dalam sehari maka nantinya perkembangannya akan jauh lebih meningkat. Dan setelah kamu mendapatkan perkembangan ikan patin yang sudah di rasa mendekati masa panen maka kurangi waktu pemberian makan menjadi 3 kali per harinya. Dan dengan begitu kamu akan mendapatkan keuntungan yang besar dari adanya pembudidayaan ikan patin yang dilakukan.

Lakukan pembersihan kolam secara rutin

Selain itu tentunya cara lainnya yang dapat di terapkan dalam budidaya ikan patin supaya perkembangannya lebih cepat adalah dengan melakukan pembersihan kolam. Dimana kolam ikam patin itu sendiri perlu untuk di bersihkan secara rutin sehingga nantinya tampilannya menjadi bersih.

Dan pastinya saat kolam tampak lebih bersih maka ikan patin akan jauh lebih nyaman dan terhindar dari serangan penyakit. Sehingga kamu perlu menerapkan cara yang satu ini dalam pembudidayaan ikan patin yang di inginkan berkembang secara pesat. Tentunya kamu tidak perlu khawatir karena pembersihan kolam ikan patin itu sendiri hanya dalam jangka waktu 3 minggu sekali.

Perawatan ikan patin

Selain itu tentunya yang juga perlu di perhatikan dalam cara budidaya ikan patin agar cepat besar adalah dengan melakukan perawatan. Perawatan ikan patin tentunya tidak hanya meliputi pemberian makan hingga pembersihan kandang. Pada umumnya perawatan ikan patin juga bisa dilakukan dengan cara menyortir mana yang memiliki kualitas baik dan tidak. Sehingga nantinya kamu akan mendapatkan kemudahan dalam mengembangkan ikan patin dengan lebih mudah tentunya.

Masih banyak lagi berbagai macam cara budidaya ikan patin agar cepat besar dan pastinya mudah untuk dilakukan. Jadi kamu tidak perlu takut lagi untuk memulai sebuah budidaya ikan patin yang memberikan banyak keuntungan bagi kamu. Jika memang untuk melakukan budidaya kamu tidak memiliki modal bisa pinjam di cekaja.com http://www.cekaja.com/info/peluang-budidaya-ternak-ikan-patin-dijamin-menguntungkan/. Dengan melakukan peminjaman di cekaja.com maka nantinya kamu akan lebih mudah mendapatkan kesempatan memulai budidaya ikan patin.